Mobil Terbakar di Jalan Menanjak Desa Bunga Luwuk Utara, Kasat Reskrim Polresta Banggai: Muat Hasil Tani

BANGGAINEWS.COM- Satu unit mobil mini bus terbakar hingga menyisakan rangka di ruas jalan menanjak Trans Sulawesi, Kawasan Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (27/10/2026) pagi tadi.
Di mana peristiwa kebakaran kendaraan tersebut sempat menjadi perhatian publik, setelah videonya viral di media sosial Facebook (FB) yang dibagikan oleh sejumlah akun.

Jika berdasarkan informasi awal yang beredar, kebakaran mobil itu diduga dipicu korsleting listrik. Juga disebut-sebut memuat bahan bakar minyak (BBM).
Kasat Reskrim Polresta Banggai, AKP Nur Arifin yang dikonfirmasi terkait kejadian peristiwa tersebut. Ia menyatakan, hanya muat hasil tani.
“Muat hasil tani,” katanya singkat sambil membagikan gambar kondisi mobil usai peristiwa kebakaran saat masih berada di TKP kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Selasa pukul 19.03 WITA malam ini.
Sebelumnya melalui rilis resmi Humas Polresta Banggai disampaikan, satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi DN 1636 CD terbakar di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Mobil yang mengangkut sayur-mayur untuk diperdagangkan di Ampana tersebut terbakar saat melintasi jalan menanjak dalam perjalanan dari arah Luwuk menuju Ampana.
Menurut Kasat Lantas Polresta Banggai, AKP Ade Irvan Rivai Kurnia, api diduga berasal dari bagian bawah kendaraan. Pengemudi kemudian menghentikan mobil di pinggir jalan dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga yang dibawanya.
Namun, upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil. Saat berhenti di tanjakan, rem kendaraan diduga tidak mampu menahan posisi mobil sehingga kendaraan bergerak mundur dan menabrak bukit di pinggir jalan.
Sementara itu, api dengan cepat menjalar ke bagian kendaraan lainnya hingga pengemudi terpaksa meninggalkan mobil dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Luwuk.
“Tidak terdapat korban meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta,” kata AKP Ade Irvan.
Berdasarkan kesimpulan sementara, kebakaran diduga dipicu gangguan arus pendek pada sistem kelistrikan kendaraan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel piket kecelakaan lalu lintas Satlantas Polresta Banggai melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mencari identitas pengemudi serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran.
(SOF/*)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News
