BANGGAIDAERAHNEWS

Musrenbang RKPD Tahap II Terakhir Dipusatkan di Luwuk Banggai, Bupati Amirudin Singgung Makna Persahabatan dan Hal Lainnya

Musrenbang yang dipusatkan di halaman gedung baru Kantor Kecamatan Luwuk, Jumat (27/02/2026)

BANGGAINEWS.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai merampungkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahap II dengan menggabungkan enam kecamatan dalam satu forum strategis yang dipusatkan di gedung baru Kantor Kecamatan Luwuk, Jumat (27/02/2026) siang kemarin.

Enam kecamatan yang terlibat yakni Kecamatan Luwuk sebagai tuan rumah, Luwuk Timur, Luwuk Utara, Luwuk Selatan, Nambo, dan Kintom.

Forum ini menjadi tahapan terakhir Musrenbang RKPD sebelum penetapan arah dan prioritas pembangunan Kabupaten Banggai ke depan. Musrenbang kali ini tidak sekadar agenda rutin perencanaan daerah.

Di hadapan Wakil Ketua (Waket) I dan II DPRD Banggai, serta Aleg Dapil I. Dan peserta yang terdiri dari jajaran OPD, Camat, Kepala Desa, hingga Tokoh Masyarakat, Bupati Banggai Amirudin menyampaikan refleksi yang menyentuh tentang makna kepemimpinan dan persahabatan.

Mengawali sambutannya, Amirudin mengenang masa-masa tahapan kampanye Pilkada 2024. Ia mengungkapkan, saat seseorang masih menjabat atau memiliki kekuasaan, banyak orang datang mendekat. Namun ketika tidak lagi berada di posisi tersebut, perlahan orang-orang menjauh seperti saat kampanye kemarin.

BACA JUGA:   Bupati Amirudin Tutup Safari Ramadan Pemda Banggai di Masjid Al Huda Maahas Luwuk Selatan

“Karena itu saya kira, persahabatan dan pertemanan lebih penting dari segala-galanya,” tandas Amirudin.

Suasana halaman sempat berubah hening ketika orang nomor satu di Banggai itu meminta diputarkan sebuah lagu berjudul Hilang, Justy Aldrin.

Lagu tersebut bahkan ia nyanyikan langsung, menambah nuansa emosional dalam forum perencanaan pembangunan tersebut. Momen itu seolah menjadi pengingat bahwa jabatan adalah sementara, namun hubungan kemanusiaan jauh lebih abadi.

Di balik suasana haru tersebut, Musrenbang RKPD Tahap II tetap menegaskan perannya sebagai forum strategis dalam menentukan fokus utama pembangunan daerah. Berbagai usulan prioritas dari enam kecamatan dirumuskan untuk diselaraskan dengan visi pembangunan Kabupaten Banggai yang berkelanjutan.

Salah satu isu penting yang kembali ditegaskan Bupati adalah upaya perolehan Participating Interest (PI) 10 persen dari sektor minyak dan gas (migas). Amirudin menyebutkan bahwa perjuangan tersebut telah berjalan sekitar 50 persen.

BACA JUGA:   Komitmen Pemda Banggai Wujudkan Pembangunan Infrastruktur Perkotaan di Dataran Toili

Ia menjelaskan, sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, hingga Jambi menjadi contoh daerah yang telah memperoleh PI 10 persen. Kabupaten Banggai, kata dia, juga memiliki peluang yang sama, terlebih dengan rencana perpanjangan kontrak migas periode 2027–2047.

“Ini peluang besar yang harus kita perjuangkan bersama. Jika PI 10 persen bisa kita raih, dampaknya akan sangat signifikan bagi peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya sektor migas, Bupati Amirudin juga memaparkan rencana penguatan sektor pertanian dan perkebunan, salah satunya melalui pembangunan pabrik pengolahan kelapa dalam di Kecamatan Kintom dengan kapasitas produksi mencapai 100 ribu butir per hari.

Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

BACA JUGA:   Polres Banggai Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers, AKBP Wayan: Komitmen Terus Jalin Silaturahmi sebagai Mitra Strategis

Musrenbang RKPD Tahap II di Luwuk menjadi penutup rangkaian perencanaan tingkat kecamatan. Lebih dari sekadar agenda administratif, forum ini memperlihatkan perpaduan antara visi pembangunan, refleksi kepemimpinan, serta harapan akan masa depan Banggai yang lebih mandiri dan sejahtera.

Di tengah dinamika politik dan ekonomi, pesan tentang pentingnya persahabatan yang disampaikan Bupati Amirudin seolah menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal angka dan program, tetapi juga tentang menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah kebijakan.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News