BANGGAIDAERAHNEWS

Segera Bentuk Komunitas untuk Iklim di Kota Luwuk Banggai, KLH-DPR RI Komisi XII Bersama DLH Siap Mensupport

Sosialisasi Program Komunitas untuk Iklim saat berlangsung, Senin (18/05/2026). (Foto: SOFYAN TAHA)

BANGGAINEWS.COM- Upaya meningkatkan kesadaran dan aksi nyata terhadap isu lingkungan terus didorong di Kabupaten Banggai.

Kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan DPR RI Komisi XII, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai menggagas pembentukan Komunitas untuk Iklim di setiap Kelurahan/Desa yang dimulai dari perkotaan Luwuk Banggai.

Bahkan siap disupport atau didukung sepenuhnya apabila komunitas telah resmi terbentuk. Hal itu di antaranya diungkapkan Anggota DPR RI Komisi XII, H. Beniyanto, S.T., saat menghadiri Sosialisasi yang digelar di Aula BKPSDM Banggai, Senin (18/05/2026) siang tadi.

Dikatakan, sosialisasi terkait program lingkungan, tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial semata. Kolaborasi semua pihak diharapkan bisa mewujudkan program dalam aksi nyata.

Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat seperti Karang Taruna, Pemuda, dan Mahasiswa, sambung salah satu putra terbaik Kabupaten Banggai yang kini duduk di DPR RI itu, diharapkan dapat mensosialisasikan lebih lanjut.

BACA JUGA:   Bahaya Mengintai! Jalan Umum Pelintasan Hauling Perusahaan Nikel di Siuna Banggai Licin saat Hujan Bikin Celaka Pengguna

Sehingga dapat mengunggah kesadaran bersama dalam mewujudkan gerakan lingkungan yang berkelanjutan.

“Sosialisasi tidak sampai di sini saja. Dengan kehadiran karang taruna, pemuda dan mahasiswa. Saya berkeinginan terbentuk komunitas untuk iklim di setiap kelurahan/desa,” ujar Hi Beni, sapaan akrabnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan, pembentukan komunitas untuk Iklim per kelurahan/desa bisa beranggotakan sekitar 15 hingga 20 orang. Dan nantinya akan fokus pada berbagai program lingkungan.

Seperti pengelolaan sampah, penanaman mangrove, sosialisasi penggunaan kendaraan rendah emisi, hingga kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

Sebagai bentuk dukungan awal, Hi Beni menyebut, setiap kelompok akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp5 juta. Selain itu, pelaksanaan program juga akan didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Programnya nanti dibantu DLH. Jika saya berjanji siap mensupport dengan bantuan dana Rp5 juta apabila sudah terbentuk komunitas. Maka Pemda bisa mensupport dengan bantuan kendaraan roda tiga. Bahkan kalau tidak dari Kementerian atau Lembaga, bisa melalui CSR perusahaan. Toh banyak perusahaan yang berinvestasi di daerah kita bersama ini,” katanya.

BACA JUGA:   Bahaya Mengintai! Jalan Umum Pelintasan Hauling Perusahaan Nikel di Siuna Banggai Licin saat Hujan Bikin Celaka Pengguna

Dalam kegiatan tersebut, pihak KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) turut mengapresiasi, dukungan sejumlah perusahaan terhadap pelaksanaan Program Kampung Iklim (Prokopim) di wilayah lingkar Migas.

Ia berharap, sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik di masa mendatang.

“Mudah-mudahan apa yang kita harapkan bersama ke depan dapat kita wujudkan,” ucap perwakilan KLH/BPLH, Alfian.

Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai menegaskan dukungannya terhadap program Komunitas Untuk Iklim yang digagas bersama DPR RI dan KLH.

“Kami dari DLH sangat mendukung program Komunitas Untuk Iklim di Kabupaten Banggai yang dicanangkan Anggota DPR RI Komisi XII, H. Beniyanto, S.T. dan KLH,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Banggai, Andi Nursyamsy.

BACA JUGA:   Bahaya Mengintai! Jalan Umum Pelintasan Hauling Perusahaan Nikel di Siuna Banggai Licin saat Hujan Bikin Celaka Pengguna

Menurutnya, hal terpenting dalam menjalankan program tersebut adalah membangun kolaborasi antara seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun sektor swasta.

“Yang paling penting adalah kolaborasi. Jika DPR RI melalui H. Beniyanto akan memberikan dukungan bantuan dana awal bagi komunitas yang telah terbentuk di setiap kelurahan/desa. Support kami dari Pemkab Banggai akan mencoba mengonsultasikan dan mengoordinasikan kembali, agar dana pelimpahan kewenangan ke kecamatan juga bisa turut mendukung program tersebut,” tandasnya yang disambut aplaus sebagian besar undangan sebagai peserta yang hadir.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News