Akses Lebih Lancar, Peningkatan Jalan Boitan–Kembang Merta Selesai Digarap

BanggaiNews.com- Kabar baik bagi warga Kecamatan Luwuk Timur dan Masama. Proyek peningkatan ruas jalan Boitan–Kembang Merta kini telah rampung 100 persen. Jalur vital yang menghubungkan Desa Matanyo hingga Ranga-Ranga ini siap menopang mobilitas harian warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Selain menjadi urat nadi perekonomian, jalur ini memiliki nilai sosial yang penting bagi masyarakat sekitar, termasuk fungsinya di masa lalu sebagai akses utama pendukung kegiatan kepemudaan seperti perkemahan pramuka lintas desa.
Di balik tuntasnya proyek ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai menerapkan sistem pengawasan yang ketat namun efisien. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banggai, Munfarid Arifat, meluruskan anggapan bahwa pengawas dinas harus berjaga penuh di lokasi.
“Pengawas PUPR Banggai memang tidak wajib berada di lapangan 24 jam penuh, mengingat banyaknya proyek daerah yang berjalan secara bersamaan,” ujar Munfarid.
Ia menjelaskan bahwa kendali mutu tetap terjaga melalui dua pilar pengawasan yauti, Pertama, memastikan seluruh prosedur dokumen dan hukum terpenuhi. Dan kedua dilakukan secara berkala (periodik) untuk menguji kualitas fisik, seperti ketebalan aspal, ketebalan lapisan gembur, hingga kesesuaian material base dengan spesifikasi kontrak.
Untuk pengawasan harian di lokasi, tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pihak penyedia jasa (kontraktor) selaku pemenang tender. Namun, jika proyek tidak menggunakan konsultan pengawas, maka PUPR yang akan mengambil alih fungsi kontrol teknis tersebut.
Keberhasilan proyek Boitan–Kembang Merta ini menjadi bagian dari lompatan besar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banggai. Dalam konferensi pers awal tahun yang dipimpin oleh Plt. Kadis PUPR Banggai, Dewa Supatriagama, bersama Kabid Bina Marga, Fikri Dari, dipaparkan data capaian yang cukup signifikan.
Kondisi Mantap Jalan Kabupaten meningkat dari 34,29% menjadi 42,78%. Kondisi Mantap Jembatan melonjak tajam hingga 85,10%, sebuah angka yang berhasil melampaui target tahun 2025.
Menurut Munfarid, pengawasan yang terstruktur bukan sekadar demi kenyamanan pengguna jalan, melainkan bentuk komitmen agar investasi anggaran pemerintah daerah benar-benar memberikan asas manfaat yang optimal dan tahan lama.
Kini, dengan wajah baru jalan Boitan–Kembang Merta, urat nadi perekonomian masyarakat dipastikan semakin berputar cepat, urusan sosial menjadi lebih mudah, serta mendukung penuh berbagai program pendidikan dan kepemudaan di desa-desa sekitar.
(*)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News
