Bupati Amirudin Percepat Transformasi Energi, Jargas dan Pemanfaatan CNG Jadi Solusi Masa Depan Kabupaten Banggai

BANGGAINEWS.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kemandirian energi daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan studi banding yang dipimpin langsung oleh Bupati Banggai ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, guna mempelajari pengelolaan Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) dan pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai solusi penyediaan energi yang efisien, aman, dan berkelanjutan.
Kunjungan ini tidak hanya diisi dengan pemaparan materi dan diskusi teknis, tetapi juga dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas dan lokasi operasional Jargas yang dikelola PGN.
Rombongan melihat secara langsung jaringan distribusi gas rumah tangga, Pressure Regulating Station (PRS) sebagai pusat pengatur tekanan gas, serta kawasan permukiman yang telah memanfaatkan Jargas sebagai sumber energi utama.
Selain itu, rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai sistem distribusi gas menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai solusi penyaluran gas ke wilayah yang belum terhubung jaringan pipa.

Melalui kunjungan lapangan tersebut, rombongan memperoleh gambaran nyata mengenai proses penyaluran gas mulai dari sumber pasokan, pengaturan tekanan, distribusi melalui jaringan pipa, hingga pelayanan kepada pelanggan.
Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Banggai dalam merumuskan langkah percepatan pengembangan Jargas sesuai karakteristik wilayah Banggai.
Dalam pemaparannya, PGN menjelaskan strategi pengembangan Jargas melalui jaringan pipa maupun skema Beyond Pipeline berbasis CNG yang memungkinkan distribusi gas menjangkau wilayah yang belum terhubung jaringan pipa.
Model tersebut dinilai sangat potensial diterapkan di Kabupaten Banggai yang memiliki sumber gas bumi sekaligus wilayah dengan potensi pengembangan permukiman dan kawasan industri.
Bupati Banggai menegaskan bahwa transformasi energi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kabupaten Banggai memiliki sumber daya gas bumi yang melimpah. Sudah saatnya potensi tersebut memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penyediaan energi yang lebih murah, lebih aman, dan ramah lingkungan. Studi banding ini menjadi bekal bagi kami untuk mempercepat pengembangan Jargas sehingga manfaat gas bumi benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Banggai,” tegas Bupati.
PGN juga menyampaikan bahwa Kabupaten Banggai saat ini telah memiliki 7.888 sambungan rumah (SR) Jargas yang aktif dan masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan melalui dukungan pemerintah daerah, ketersediaan pasokan gas, serta sinergi dengan pemerintah pusat.
Melalui studi banding ini, Pemerintah Kabupaten Banggai memperoleh berbagai pembelajaran mengenai aspek perencanaan, pembiayaan, pembangunan infrastruktur, operasional, pelayanan pelanggan, hingga dukungan regulasi yang dibutuhkan dalam pengembangan Jargas.
Hasil kunjungan ini akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di Kabupaten Banggai.
Pemkab Banggai berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan PGN dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan Jargas dan pemanfaatan CNG dapat menjadi bagian dari transformasi energi daerah, memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan terhadap LPG bersubsidi, serta mendorong Banggai menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan energi gas bumi di Indonesia Timur.
(*)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News
