Aksi Warga Siuna Banggai, Siap Buka Pemalangan Jalan Perusahaan Tambang & Sepakat Dana PT PDK Dibagi Tunai Per KK Besok

BANGGAINEWS.COM- Aksi pemalangan jalan koridor hauling sejumlah perusahaan tambang nikel yang dilakukan puluhan bahkan ratusan warga Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) direncanakan siap dibuka sementara mulai pada Kamis sore (Hari Ini, red).
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Panitia, Handri Botot alias Gempang dan juga mantan Ketua Panitia, Sahran yang diangkat warga sebelumnya, di hadapan warga yang sejak beberapa hari terakhir melakukan pemalangan sebagai bentuk tuntutan atas dana kompensasi debu akibat aktivitas pertambangan.

Seperti diketahui, pada awalnya warga Desa Siuna menggelar aksi demonstrasi menuntut pembayaran dana kompensasi debu kepada PT Penta Dharma Karsa dan PT Prima Dharma Karsa (PDK).
Dana kompensasi tersebut diketahui telah dibayarkan oleh perusahaan melalui mekanisme transfer ke Bendahara Panitia yang ditunjuk berdasarkan hasil musyawarah masyarakat.

Meski dana telah disalurkan kepada Bendahara, warga tetap melanjutkan aksi pemalangan di jalur hauling yang digunakan sejumlah perusahaan tambang lainnya. Termasuk di antaranya PT Bumi Persada Surya Pratama (BPSP).
Dan setelah berhari-hari melakukan pemalangan 1×24 jam secara berkesinambungan, dan juga menyampaikan aspirasinya di lokasi aksi.
Handri meminta kesediaan seluruh warga untuk menghentikan sementara pemalangan, dan membubarkan diri secara tertib.
Menurutnya, keputusan itu diambil setelah dirinya melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan salah satu pimpinan PT PDK, Michael terkait perkembangan penyaluran dana kompensasi.
Oleh karena itu, sementara kita buka dulu palang dan semua kembali ke rumah masing-masing. Nanti malam kita berkumpul di Balai Desa untuk membahas penyaluran dana kompensasi yang saat ini sudah berada di Bendahara.
Pernyataan serupa juga disampaikan mantan Ketua Panitia, Sahran. Ia mengatakan, dirinya telah dicabut kewenangannya sebagai Koordinator Lapangan (Korlap). Namun dirinya tidak akan berdiam diri karena kasihan. Itu yang pertama.
Dan yang kedua, masih kata dia, supaya tenang kita berupaya agar dana yang sudah ada di Bendahara Panitia segera dibagikan per Kepala Keluarga (KK).
Oleh karena itu pula, diharapkan kesediaan bersama untuk membuka pemalangan sementara. Kemudian nanti malam berkumpul di Balai Desa untuk membahas, dan menetapkan waktu penyaluran dana kompensasi yang sudah berada di Bendahara.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, akses jalan koridor hauling yang sebelumnya dipalang warga direncanakan kembali dibuka sementara pada siang atau sore hari ini. Sambil menunggu hasil musyawarah lanjutan terkait mekanisme, dan jadwal penyaluran dana kompensasi debu per KKK masyarakat Desa Siuna secara merata atau pakai habis.
Meskipun memang ada sebagian yang masih tetap meragukan, jika penyaluran dana dimaksud akan segera dilakukan. Pasalnya sudah berulang kali dilaksanakan musyawarah yang berakhir buntu tanpa penyelesaian nyata.
(SOF)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News
