BANGGAIDAERAHNEWS

Aplikasi SiTampan dan SiCantik Resmi Diluncurkan BKPSDM Banggai, Layanan Bidang Pengadaan-Informasi Kini Full Digital

Pembukaan kegiatan peluncuran dan sosialisasi aplikasi Sitampan dan Sicantik saat berlangsung, Selasa (21/07/2026). (Foto: SOFYAN TAHA)

BANGGAINEWS.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), resmi meluncurkan sekaligus menyosialisasikan inovasi penggunaan aplikasi Sitampan dan Sicantik sebagai bagian dari transformasi pelayanan kepegawaian berbasis digital, bertempat di Aula BKPSDM pada Selasa (21/07/2026).

Peluncuran yang dipimpin langsung Kepala BKPSDM Banggai, dihadiri perwakilan Kasubag Kepegawaian dan Staf Administrasi Perangkat Daerah se Kabupaten Banggai itu, diawali dengan pemutaran video profil singkat yang memperkenalkan fitur dan manfaat kedua aplikasi.

Sitampan adalah Sistem Integrasi Administrasi Pensiun ASN, dan Sicantik adalah Sistem Informasi Cuti ASN Teritegrasi.

Inovasi tersebut menjadi bentuk komitmen BKPSDM dalam menghadirkan layanan kepegawaian yang modern, terintegrasi, serta mudah diakses oleh aparatur sipil negara (ASN) dan juga masyarakat Kabupaten Banggai.

Kepala BKPSDM Kabupaten Banggai, Farid Hasbullah Karim (FHK) dalam sambutan pembukaan kegiatan menegaskan, bahwa digitalisasi pelayanan merupakan langkah yang harus dilakukan agar pelayanan publik semakin efektif, efisien, dan transparan.

“Kita harus keluar dari pola-pola konvensional. Pelayanan publik harus mengarah pada sistem yang lebih efektif, efisien, bahkan tanpa biaya. BKPSDM terus berupaya melihat bagaimana pelayanan kepada ASN maupun masyarakat dapat semakin mudah melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.

BACA JUGA:   Pimpin Apel Perdana, Kapolresta Banggai Tekankan Inovasi dan Profesionalisme

Menurutnya, peluncuran Sitampan dan Sicantik bukanlah akhir dari proses inovasi di lingkungan BKPSDM. Sebaliknya dengan dua aplikasi tersebut yang melengkapi aplikasi sebelumnya. Yaitu SmartASN tepatnya pada tahun 2021, dan Lensa pada tahun 2024 yang tetap digunakan sampai saat ini. Menjadi awal dari berbagai terobosan digital lain yang akan terus dikembangkan, dan digunakan secara berkelanjutan ke depan.

“Ini merupakan salah satu terobosan. Namun bukan yang terakhir. Ke depan masih akan ada terobosan atau inovasi-inovasi lain yang kami akan terus tingkatkan dan berkelanjutan,” katanya.

Farid berharap, seluruh perangkat daerah dapat memanfaatkan aplikasi tersebut secara berkelanjutan, serta menyosialisasikannya lebih lanjut kepada seluruh ASN agar implementasinya berjalan optimal.

“Setelah diluncurkan, aplikasi ini harus digunakan secara berkelanjutan. Karena itu perlu disosialisasikan secara menyeluruh. Saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak dan Ibu yang hadir, dan telah mendukung kegiatan ini. Harapan kami, program aplikasi ini dapat berjalan berkelanjutan dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Rapat Mediasi Perusahaan Tambang Nikel di Siuna Vs Warga Digelar Pemkab Banggai, Berikut Kesimpulannya!

Hal senada disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Banggai, Rosdiana E. Saduk yang ditemui usai kegiatan dibuka, kemudian lanjut mengawal langsung coaching atau pelatihan singkat di bawah bimbingan stafnya.

Ia menjelaskan, bahwa digitalisasi layanan kepegawaian BKPSDM sebenarnya telah dimulai sejak 2021 melalui aplikasi SmartASN yang terintegrasi langsung dengan sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang hingga kini masih digunakan.

Ia mengatakan, Kabupaten Banggai menjadi salah satu daerah yang lebih awal menerapkan sistem pelayanan kepegawaian berbasis digital di tingkat kabupaten.

“Sejak tahun 2021 kami sudah memiliki inovasi SmartASN yang digunakan untuk pendataan non ASN, dan telah terintegrasi dengan aplikasi BKN. Seperti saat sebelum pengangkatan PPPK lalu. Dan sejak tahun 2024 menggunakan aplikasi Lensa untuk memperbaiki data. Sehingga seluruh layanan di bidang kami, kini seluruhnya sudah berbasis digital,” terang Kabid yang dibenarkan pula oleh Staf Teknis, Rully Nasution.

BACA JUGA:   Pimpin Apel Perdana, Kapolresta Banggai Tekankan Inovasi dan Profesionalisme

Di mana sambung mereka, penerapan berbagai aplikasi tersebut bertujuan mempermudah akses layanan. Sekaligus mengurangi penggunaan dokumen fisik, dan kunjungan langsung ke kantor BKPSDM.

“Mulai tanggal 16, kami sudah tidak lagi menerima berkas fisik karena surat edarannya telah ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda). Seluruh layanan melalui aplikasi digital dapat diakses menggunakan akun email masing-masing ASN,” terangnya.

Melalui peluncuran Sitampan dan Sicantik, BKPSDM Banggai berharap sistem pelayanan kepegawaian semakin cepat, akurat, dan akuntabel, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital di Kabupaten Banggai.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News