BANGGAIDAERAHNEWS

JOB Tomori Sejak 2016 Telah Laksanakan 170 PPM-Jalin 8 PKS, 102 Program dan 3 PKS Masih Dijalankan Hingga Kini

RDP saat berlangsung di Ruang Rapat Komisi DPRD Banggai, Kamis (30/04/2026). (Foto: SOFYAN TAHA)

BANGGAINEWS.COM- Komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat terus ditunjukkan Joint Operating Body Pertamina E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) yang beroperasi di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah(Sulteng).

Di mana ternyata sejak mulai beroperasi sekira tahun 2016 lalu. Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) JOB Tomori yang merupakan gabungan tiga perusahaan menjadi satu. Yakni Pertamina, Medco dan Mitsubishi sebagai pengelola hulu migas, tercatat telah melaksanakan sebanyak 170 program atau yang dikenal dengan program pemberdayaan masyarakat (PPM). Dan juga 8 perjanjian kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai.

Hal tersebut disampaikan Relation Section Head JOB Tomori, Andi Basuki dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Banggai, Kamis (30/04/2026) siang tadi.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi III, Suprapto didampingi Wakil Ketua (Waket) serta dihadiri sejumlah anggota, mahasiswa, dan FKPPI. Andi Basuki lebih lanjut menjelaskan, pihaknya dalam membuat program mengacu pada usulan dari tingkat bawah yang diperoleh melalui forum dusun, forum desa, dan juga Musrenbang.

BACA JUGA:   Ketua Panselter Banggai Targetkan Proses Selter JPTP 2026 Tuntas Pertengahan Minggu Kedua dan Ketiga Mei

Bahkan program dan PKS dimaksud juga telah dilaporkan ke lembaga pengawasan yakni Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), sebagai lembaga bentukan pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk memaksimalkan manfaat sebesar-besarnya dari pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Di mana dari total 170 yang telah dilaksanakan, sambungnya, sebanyak 102 program masih berlangsung hingga saat ini.

Program-program tersebut tersebar di berbagai desa dan kecamatan. Tidak hanya di Kabupaten Banggai. Akan tetapi juga menjangkau wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut).

BACA JUGA:   Jaga Alam Banggai, Kapolres dan BKSDA Sulteng Perkuat Sinergi Konservasi Lingkungan

“Sejak awal beroperasi tahun 2016, tercatat sudah sebanyak 170 program kami laksanakan. Dan sebanyak 102 program masih berjalan atau on going,” ujarnya.

Program pemberdayaan yang dilaksanakan JOB Tomori mencakup lima pilar utama, antara lain bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, lingkungan, serta infrastruktur.

Program-program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Selain itu, masih kata Andi, JOB Tomori juga telah menjalin delapan perjanjian kerja sama (PKS) dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Banggai.

Namun seiring kebijakan efisiensi yang tengah dilakukan, maka saat ini tersisa tiga PKS yang masih berjalan pula hingga kini.

“Dari delapan PKS. Karena adanya efisiensi maka kini tersisa tiga yang masih aktif,” jelas Andi.

BACA JUGA:   Bupati Amirudin, Kapolres dan Sekda Hadiri Pelepasan Jenazah Kadisdukcapil Banggai Almarhum Ikhsan Panrely

Selain itu, ia juga menegaskan, bahwa seluruh program dan kerja sama tersebut telah dilaporkan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai bentuk transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan SDA negara.

Melalui berbagai program tersebut, JOB Tomori berharap dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News