Rektorat UML Banggai Berpartisipasi di Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah Ke 48 di Solo Jateng

BANGGAINEWS.COM- Momentum Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke 48 Tahun 2022 selama dua hari yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), turut dihadiri pihak Rektorat Universitas Muhammadiyah Luwuk (UML) Banggai.

Rektor UML Banggai Sutrisno K Djawa saat bertemu di Bandara Syukuran Aminudin Amir, Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan, Banggai, Kamis (24/11/2022).

Ia menyatakan, keikutsertaan pihaknya hanya sebagai penggembira. Sementara yang menjadi delegasi resmi Muktamar dari Muhammadiyah Luwuk Banggai, yaitu dr Anang S Otoluwa.

Dan adapun salah satu yang menjadi perhatian sekaligus kebanggaan bersama mereka, yakni pada Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Tahun 2022 di Kota Solo kemarin dilaksanakan dengan metode e-Voting atau pemungutan suara elektronik.

Hal itu sambung salah satu alumni Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur (Jatim) itu, menjadi bukti konkret keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah telah berkontribusi besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Yaitu termasuk salah satunya untuk perkembangan demokrasi ke depan, bagian dari peningkatan kualitas SDM dan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Sehingga, negara pun patut mencontoh Muhammadiyah. Negara harus mengikuti metode e-Voting yang telah mulai dilakukan keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Apalagi masih kata Rektor UML Banggai yang biasa disapa Om No itu, karena Muhammadiyah pula yang memang lebih dahulu lahir dari negara. Yaitu pada tahun 1912.

Selain itu, ia pun sempat mengungkapkan, bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang secara resmi membuka Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah Tahun 2022 di Kota Solo.

Dan turut dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden RI ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketum PP Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini.

Melalui muktamar pula ditambahkan, sebagai ajang silaturahmi internasional warga Muhammadiyah maupun simpatisan, serta suasana dalam proses pemilihan 13 nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah sangat demokrasi, kondusif penuh keteduhan tanpa hingar bingar.

(SOF)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News

%d blogger menyukai ini: