HMI Luwuk Gelar Aksi Tolak Tambang Nikel di Banggai

BANGGAI DAERAH NEWS

BANGGAINEWS.COM- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Luwuk menggelar aksi long march dan orasi di teras Kantor DPRD Kabupaten Banggai, Rabu siang (6/1/2021).

Adapun tuntutan para mahasiswa yaitu menolak masuknya tambang nikel di wilayah Kabupaten Banggai.

Alasannya karena masuknya pertambangan nikel dikhawatirkan akan menimbulkan dampak sosial dan juga dampak lingkungan. Dampak sosialnya antara lain konflik pertanahan, konflik perbatasan baik antara desa maupun kecamatan. Juga dampak lingkungan yaitu matinya produksi pertanian, dan lainnya.

Dimana salah satu orator massa aksi juga mengungkapkan, belum lagi masalah luasan lahan yang akan dikelola dua perusahaan tambang di wilayah kecamatan tersebut. Yaitu PT Bumi Mandiri Pratama dan PT Bumi Persada Surya Pratama (BPSP).

Luas lahan tambang nikel PT BPSP saja sudah jauh lebih luas dari luas lahan pertanian sawah. Yaitu mencapai 6.000 Ha lebih. Sementara luasan lahan pertanian sawah di wilayah lembah tompotika yang hanya mencapai 3.000 lebih.

Oleh sebab itu, para mahasiswa HMI Luwuk menegaskan tetap berkomitmen dalam perjuangan menolak tambang nikel masuk di daerah Kabupaten Banggai ini.

Pasca berorasi menyampaikan aspirasi, para mahasiswa pun ditemui Ketua Komisi II DPRD Banggai, Sukri Djalumang.

Dan saat itu meskipun belum ada keputusan atas tuntutan para mahasiswa. Pasalnya, Sukri sapaan karib politisi teloran Dapil III itu berjanji masih akan mengagendakan rapat kerja antara komisi yang dipimpinnya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Namun, secara umum aksi mahasiswa tersebut berlangsung aman dan terkendali. Sebab memang mendapat pengawalan pihak keamanan. (SOF)

Tinggalkan Komentar