Inna Lillahi, Korban Kecelakaan di Desa Tomeang Nuhon Jadi Dua Orang

Ucapan turut berduka cita mengalir untuk kedua korban kecelakaan tabrak lari, Rabu (13/7/2022). (FOTO: ISTIMEWA)

BANGGAINEWS.COM- Jika sebelumnya korban kecelakaan yang terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi, Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, satu orang meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Kapolsek Nuhon AKP Jolly R Lengkong SH pada pukul 11.44 WITA.

Dikatakan, adapun identitas korban masing masing Danker Santi, Laki laki, 14 tahun, Islam, Suku Gorontalo, Status Pelajar, alamat Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon.

Dan atas nama Randi, Laki laki 20 tahun, Suku Gorontalo, Status Tani, alamat Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon.

“Jam 05.10 wita korban tiba di puskesmas Bunta dan dilakukan penanganan medis.
*Jam 05.30 wita korban a.n Danker Santi dinyatakan medis telah meninggal dunia. *Sedangkan korban a.n Randi kondisi kritis dan akan di rujuk ke RSUD Luwuk,” kata Kapolsek AKP Jolly.

BACA JUGA:   Selasa, Bupati Banggai Pimpin Pertemuan Warga Siuna dan Dirut PT Prima

Kasat Lantas Polres Banggai AKP I Dewa Made Arda SH, SIK, kepada BANGGAINEWS.com, Rabu pukul 21.26 Wita menyatakan, korban meninggal dunia dua orang.

Adapun kronologis kejadian, telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada hari Rabu, 13 Juli 2022 sekitar jam 04.15 wita di jalan Trans Sulawesi Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon.

Yaitu pada saat Laki laki Ramadan Santi dan Laki laki Randi berbaring di jalan tiba tiba datang mobil yang belum diketahui identitasnya dari arah Ampana, Kabupaten Tojo Una Una (Touna) menuju arah Luwuk, Kabupaten Banggai, langsung menggilas kepala Laki laki Ramadan dan Laki laki Randi.

“Akibat kejadian tersebut Laki laki Ramadan meninggal di tempat kejadian dan Laki laki Randi meninggal pada saat dirawat di RSUD Luwuk,” katanya melalui pesan WhatsApp,

BACA JUGA:   Puluhan Murid TK Kemala Bhayangkari Sambangi Satlantas Polres Banggai

Akibat kecelakaan, sambung Kasat AKP I Dewa korban Meninggal Dunia (MD) 2 orang. Sementara kerugian material tidak ada.

“Kesimpulan sementara faktor penyebab laka, diduga pengemudi mobil yang tidak diketahui identitasnya mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi sehingga tidak melihat ada orang yang terbaring di jalan,” tutup Kasat Lantas AKP I Dewa Made Arda.

(SOF)

%d blogger menyukai ini: