BANGGAIDAERAHNEWS

Lewat Program CSR, PT PAU Bina Kelompok Tani Jere Karamat di Kintom

Foto: Istimewa

BanggaiNews.com- PT Panca Amara Utama (PAU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di wilayah sekitar proyek melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, dukungan diberikan kepada Kelompok Tani Jere Karamat di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai.

Setelah memberikan dukungan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri, PT PAU kembali melaksanakan pembinaan terhadap kelompok tani binaannya, yakni Kelompok Tani Jere Karamat.

Dalam kegiatan tersebut, PT PAU menggandeng Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kapasitas petani dalam mengelola usaha pertanian.

Dalam sambutan manajemen perusahaan yang disampaikan External Relation Lead PT PAU, Novari Mursita, bersama sejumlah jajarannya, perusahaan menyampaikan apresiasi atas kemajuan signifikan yang telah dicapai Kelompok Tani Jere Karamat dalam menjalankan kegiatan pertanian.

Novari berharap, perkembangan kelompok tani tersebut dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kompetensi masyarakat melalui sektor pertanian.

Foto: Istimewa

“Melalui kemajuan progres Kelompok Tani Jere Karamat yang merupakan program pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kelompok tani lainnya. Jika usaha pertanian ini dapat ditekuni dengan sebaik-baiknya, maka bisa dipastikan pertumbuhan ekonomi serta kompetensi dapat memudahkan kelompok tani dalam menjalankan aktivitas sebagai petani,” kata Novari, Selasa pagi (13/10/2026).

Ia juga mengingatkan para petani agar tidak ragu berkonsultasi dengan pihak terkait apabila menghadapi kendala dalam menjalankan aktivitas pertanian.

“Dan kepada bapak-bapak petani, jangan sungkan jika terdapat suatu kendala yang ditemui saat beraktivitas. Segeralah tanyakan kepada pihak terkait, seperti penyuluh atau Dinas TPHP,” tambahnya.

BACA JUGA:   Polisi Tangani Kecelakaan Tronton Vs Motor di Nambo Banggai, Mahasiswa Asal Morut Patah Kaki

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Mendono, Amrullah Latief, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Lurah Mendono, Abd. Hafif Muid, berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.

Amrullah juga menyampaikan terima kasih kepada PT PAU yang telah memberikan dukungan dan pelatihan kepada masyarakat Kelurahan Mendono yang tergabung dalam dua kelompok tani.

Foto: Istimewa

“Atas nama Lurah Mendono, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada perusahaan yang sudah membantu dan berkontribusi terhadap dunia pertanian dan perkebunan di Kelurahan Mendono. Kami berharap perusahaan kembali memberikan pelatihan secara berkala untuk peningkatan mutu kelompok tani di kelurahan kami,” tuturnya.

Menurutnya, dukungan perusahaan melalui program CSR tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendorong pengembangan potensi masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

Ketua Kelompok Tani Jere Karamat, Ahmad Jabo, turut menyampaikan apresiasi kepada PT PAU atas dukungan, pendampingan, dan pelatihan intensif yang selama ini diberikan kepada kelompoknya.

Ia mengungkapkan bahwa pendampingan perusahaan telah membantu kelompok tani memperoleh pengetahuan dan keberanian untuk memulai usaha pertanian, termasuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

“Jika bukan karena dukungan dan dorongan penuh dari PAU, kami tidak akan bisa memulai untuk merambah di dunia pertanian. PAU telah memberikan banyak pengetahuan dalam mengelola lahan tidur hingga dijadikan sebagai lahan pertanian,” ucap Ahmad Jabo.

Foto: Istimewa

Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas lahan yang tersedia.

BACA JUGA:   Bupati Amirudin Ingatkan Jabatan sebagai Amanah saat Hadiri Acara Pengantar Tugas Kabag, Sekaligus Lepas ASN Pemkab Banggai Purna Tugas

Dari pihak pemerintah daerah, Koordinator Teknis Kerja Sama Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Ardiansyah, berharap kelompok tani binaan PT PAU dapat diikutsertakan dalam berbagai perlombaan pertanian yang kemungkinan diselenggarakan pemerintah.

Menurutnya, ajang perlombaan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan semangat, kreativitas, dan kemampuan petani dalam mengembangkan usaha pertanian.

“Dengan support dari PAU, bapak dan ibu sekalian harus lebih semangat lagi dalam menjalankan aktivitas sebagai petani. Jika dikehendaki, kami akan mengikutsertakan sejumlah kelompok tani ini dalam suatu perlombaan pertanian jika pemerintah menggelarnya,” ujar Ardiansyah.

Ia optimistis, pembinaan yang diberikan PT PAU dapat membantu kelompok tani meningkatkan kemampuan dan meraih hasil yang memuaskan apabila berkesempatan mengikuti perlombaan pertanian.

“Saya yakin, dengan pembinaan yang diberikan PAU pada kelompok tani dapat meraih hasil perlombaan yang memuaskan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Nurhan, salah seorang petani senior dari Kelurahan Kintom, turut memberikan motivasi kepada kelompok tani yang hadir.

Nurhan diketahui ditunjuk PT PAU sebagai pendamping bagi tiga kelompok tani di Kecamatan Kintom. Ia mengajak para petani agar menjalankan usaha pertanian dengan sungguh-sungguh dan konsisten sehingga hasil yang diperoleh sesuai harapan.

“Marilah kita bertani dengan sungguh-sungguh. Jika kita melakukan hal itu dengan baik, maka kita akan menerima hasil sama seperti yang kita harapkan,” tutup Nurhan.

Berdasarkan pantauan media di lokasi, kegiatan pembinaan juga diisi dengan praktik langsung yang melibatkan KWT Mandiri dan Kelompok Tani Jere Karamat.

BACA JUGA:   Dua Komisioner Dewan Pers Sambut Hangat Audiensi dan Silaturahmi Perwakilan Paguyuban Wartawan Banggai, Berikut Harapan Bersama ke Depannya!

Kedua kelompok tersebut melakukan simulasi pembuatan tempat persemaian benih dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Bahan yang digunakan antara lain kayu jering berukuran sedang, daun kelapa kering, sekam padi, dan gundukan tanah.

Selain itu, para petani mempraktikkan pembuatan pupuk organik menggunakan campuran sekam padi, kotoran ayam, dan kotoran sapi. Seluruh bahan tersebut dicampur, kemudian ditutup rapat menggunakan terpal berukuran besar.

Campuran pupuk organik tersebut selanjutnya disimpan selama 14 hingga 21 hari sebelum digunakan. Praktik ini diharapkan dapat menambah pengetahuan petani dalam memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar mereka untuk mendukung kegiatan pertanian.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan kelompok tani, PT PAU juga menyerahkan bantuan satu unit mesin pompa air kepada Kelompok Tani Jere Karamat.

Perusahaan yang bergerak di bidang industri amoniak tersebut berharap bantuan pompa air dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang aktivitas pertanian. Penggunaannya juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani lainnya.

Melalui program CSR dan pendampingan yang berkelanjutan, PT PAU diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas petani, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News