BANGGAIDAERAHNEWS

Puluhan Rumah Rusak Berat Diterjang Banjir di Luwuk Timur, Berikut Data Lengkapnya!

Bupati Banggai, Kapolsek dan Danramil saat meninjau dan memonitor langsung kondisi banjir di Luwuk Timur, Selasa malam (30/8/2022). (FOTO: SUMBER)

BANGGAINEWS.COM- Banjir yang terjadi khususnya di dua desa yang ada di Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng pada Selasa (30/8/2022) kemarin, berdampak pada puluhan rumah rusak ringan hingga berat. Bahkan ada pula yang hingga hanyut.

Dua desa dimaksud masing masing di Desa Pohi dan Desa Indang Sari. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh dari salah satu sumber berkompeten, Rabu siang (31/8/2022).

Di mana disampaikan, bahwa pada hari Selasa tanggal 30 Agustus 2022 sekitar pukul 16.OO Wita akibat curah hujan yang tinggi dari pukul 12.00 Wita sampai dengan pukul 15.00 Wita sehingga mengakibatkan banjir  dan meluapnya dua daerah aliran sungai yang ada di  Kecamatan Luwuk Timur.

Yakni Desa Indang Sari dan Desa Pohi, Kecamatan Luwuk Timur.

BACA JUGA: Desa di Luwuk Timur Terdampak Bencana Banjir Masih Simpang Siur, BPBD Banggai Belum Beri Penjelasan

Warga saat melihat dan merasakan langsung dampak banjir, Selasa sore (30/8/2022). (FOTO: SUMBER)

Adapun dampak yang di timbulkan oleh banjir tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Desa Pohi, terdapat jumlah unit rumah yang mengalami rusak berat sekitar 40 unit. Rusak Ringan sekitar 30 unit.
BACA JUGA:   Puluhan Murid TK Kemala Bhayangkari Sambangi Satlantas Polres Banggai

Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi sekitar 140 orang ke rumah rumah warga yang masih aman serta di Balai Desa Pohi, Kecamatan Luwuk timur.

Beruntung, korban jiwa nihil. Sementara itu, korban materil sekitar Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah).

  1. Desa Indang Sari, jumlah unit rumah yang terdampak banjir sebagai berikut. 6 unit rumah hanyut terbawa banjir, 2 ekor hewan ternak sapi hanyut, 12 rumah rusak berat, 39 KK mengungsi di tempat yang lebih aman.

“Kerugian material sekitar Rp, 500.000.00 Lima ratus juta rupiah,” kata sumber melalui pesan WhatsApp kepada BANGGAINEWS.com, pukul 11.17 WITA.

Adapun ketinggian air banjir saat itu sekitar 2 Meter.

Tindakan yang telah dilakukan, masih kata sumber, yaitu melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman, berkoordinasi dengan instansi terkait yakni BPBD, SARNAS, dan instansi terkait.

BACA JUGA:   Dinas Perikanan Banggai Gelar Pasar Ikan Murah Tekan Inflasi Dampak Naiknya BBM

Dan juga telah mendirikan posko dan tenda pengungsian, serta memonitor debit air sungai.

Selain itu, sumber menambahkan, bahwa sekitar pukul 20.00 Wita Bupati Banggai. H. Ir Amiruddin Tamoreka bersama rombongan tiba di lokasi banjir dan memberikan bantuan beras dan sembako, serta memerintahkan OPD terkait agar segera membantu warga dan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir tersebut.

BACA JUGA: Pimpinan OPD Banggai Secara Bergilir Paparkan Dokumen SAKIP-RB Dihadapan Bupati

Giat Bupati Banggai didampingi oleh unsur Forkopimcam. Antara lain, Camat Luwuk Timur Zainudin Saluki SH.MH, Kapolsek Luwuk AKP Candra SH.MH, Danramil Luwuk Letda Romel Kamea, Kasubsektor Luwuk Timur IPDA Alwi Polii.

Kemudian disusul pukul 21.00 Wita 1 peleton Sarnas Luwuk dan BPBD tiba di lokasi bencana dan langsung melakukan koordinasi dengan Camat, Danramil, Kapolsek namun terkendala cuaca dan sudah malam.

BACA JUGA:   Wisuda LP3 GMC 2021-2022, Kadisdik Banggai: Persiapkan Diri Aplikasikan Ilmu yang Telah Dipelajari Dalam Kehidupan Masyarakat

Sehingga, proses giat evakuasi rumah rusak dan harta benda akan dilaksanakan pada esok hari bersama sama dengan warga TNI-POLRI.

“Sampai jam 24.00 Wita jalan trans Luwuk lamala yang sebelumnya tidak bisa di lewati karena di genangi air saat ini sudah surut dan telah di lewati kendaraan baik speda motor dan mobil,” kata sumber lagi.

Terakhir, catatannya sampai saat ini korban jiwa nihil. Penerangan PLN mati total di 2 desa tersebut. Hujan sampai saat ini sudah redah.

(SOF)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News