BANGGAIDAERAHNEWS

Akses Keluar Masuk Desa Nikal Bualemo Banggai Rawan Kejahatan, APH Diharapkan Proaktif

Ilustrasi

BANGGAINEWS.COM- Bagi masyarakat khususnya pengendara sepeda motor saat melalui akses keluar masuk Desa Nipa Kalemoa (Nikal), Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Sulteng, kini harus lebih waspada.

Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir ini sedang rawan aksi kejahatan jalanan yang diduga dilakukan para remaja.

Diantaranya, aksi jambret yang dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda dua secara berboncengan. Mendekati korban dengan kendaraan, lalu menarik tas korban dari atas kendaraan yang dikendarai saat itu.

Salah satu korban aksi jambret tepatnya di jalan Desa Nikal, Kecamatan Bualemo berinisial YN kepada awak media, Minggu (17/09/2023) menuturkan kejadiannya.

“Saya hampir dikasih mati sama anak saya oleh orang yang tidak dikenal. Pertama kejadian saat saya pulang jenguk orang yang sakit sekitar jam 07.00 Wita dari Desa Nipa. Tiba tiba ada orang yang membuntuti dari belakang. Saya tidak tau siapa itu orang. Kemudian saya dia lambung,” ucap YN dengan nada ketakutan.

BACA JUGA:   Seorang Pria Ngaku Pesan Sabu Dari Napi Lapas Ampana Touna Dibekuk di Luwuk Selatan Banggai

Lanjutnya lagi, pelakunya dengan ciri ciri menggunakan motor warna merah, jaket warna hitam, dan helmnya warna hitam.

“Pas masuk dari pertigaan Kalemoa saya dibuntuti orang tidak dikenal. Pas sampai di pendakian dan penurunan, saya kasih pelan pelan motor karena saya bawa anak saya yang masih kecil. Saya lewat situ ada seorang pria yang tidak dikenal. Dia sudah tunggu dibawa penurunan sambil main handphone. Setelah saya lewat, orang tak di kenal tersebut membuntuti saya dari belakang,” jelasnya.

BACA JUGA:   PRS BRI Disambut Antusias 6000 Masyarakat Palu Sulteng

Setelah tiba di Tower, jilbab dan tangannya ditarik sebelah kanan. Kemudian dirinya berteriak minta tolong hingga akhirnya orang tak dikenal tersebut melarikan diri.

Tidak berselang lama kejadian serupa terulang lagi.

“Kader teman saya pulang dari Bank untuk menyetor sejumlah uang, sekitar jam 12 lewat. Siang hari itu, ada orang tidak dikenal membuntutinya dari belakang. Lewat jalan menurun dilambung sama orang tidak dikenal. Kemudian orang yang tidak dikenal itu telanjang bulat sambil memperlihatkan kemaluannya,” ujar YN.

BACA JUGA:   PRS BRI Disambut Antusias 6000 Masyarakat Palu Sulteng

Resah dengan kejadian tersebut yang kerap terjadi akhir akhir ini, aparat penegak hukum (APH) di wilayah setempat diharapkan untuk serius menyikapinya. Sehingga, masyarakat yang melintas di jalan tersebut mendapatkan rasa aman, dan juga terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan bersama.

(SOF)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News