BANGGAIDAERAHNEWS

Kabut Asap Kian Mengkhawatirkan, Pemkab Banggai Siap Bagikan Masker dan Rakor Lintas Instansi Besok

BANGGAINEWS.COM- Kabut asap yang kian tebal menyelimuti Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akhir-akhir ini.

Mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melalui instruksi langsung Bupati Banggai, Amirudin. Informasinya telah menyiapkan langkah penanganan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menindaklanjuti instruksi Bupati Banggai, BPBD dijadwalkan membagikan masker kepada para pengguna jalan pada Kamis (15/10/2026) pagi besok.

Menurut Kepala BPBD Banggai, Rifai Mahiwa bahwa selain pembagian masker. Pihaknya juga telah mempersiapkan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama sejumlah instansi terkait untuk menyikapi kondisi kabut asap yang semakin menyelimuti wilayah perkotaan Luwuk dan sekitarnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemda dalam merespons kondisi lingkungan yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat, terutama warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo. Ia membenarkan informasi sudah adanya tindak lanjut penanganan tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (14/10/2026) malam.

BACA JUGA:   Inovasi SIGAP BPBD Banggai Raih Juara I Lomba Inovasi Daerah, Begini Tindak Lanjut Status HAKI Menurut Kepala BRIDA

“Iya. Benar, dasar kedaruratan dari BPBD untuk ditindaklanjuti sesuai instruksi Bupati,” kata Kadis Didi, sapaan akrab salah satu pejabat eselon II yang merupakan putra asli Kabupaten Banggai itu kepada awak media ini.

BPBD Koordinasikan Penanganan Bersama Sejumlah Instansi

Dalam rencana rapat koordinasi tersebut, sejumlah instansi dijadwalkan dilibatkan untuk membahas langkah penanganan kabut asap sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Instansi yang diundang antara lain unsur TNI/Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), staf ahli, para asisten, Disdikbud, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Direktur RSUD Luwuk dan instansi terkait lainnya.

Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi dalam menyikapi perkembangan kondisi kabut asap, termasuk kebutuhan perlindungan masyarakat dan langkah antisipasi apabila situasi semakin memburuk.

BACA JUGA:   Lewat Program CSR, PT PAU Bina Kelompok Tani Jere Karamat di Kintom

Pembagian masker kepada pengguna jalan menjadi salah satu langkah awal yang disiapkan untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara. Meski demikian, masker bukan pengganti upaya pengendalian sumber asap maupun perlindungan kesehatan secara menyeluruh.

Masyarakat Diimbau Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Luwuk dan sekitarnya, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan pernapasan, seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Masyarakat juga dapat mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang berat.

BACA JUGA:   Dua Komisioner Dewan Pers Sambut Hangat Audiensi dan Silaturahmi Perwakilan Paguyuban Wartawan Banggai, Berikut Harapan Bersama ke Depannya!

Di sisi lain, pemantauan kualitas udara dan informasi mengenai sumber kabut asap menjadi hal penting, agar langkah penanganan yang diambil pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Rapat koordinasi lintas instansi yang direncanakan BPBD Banggai diharapkan, dapat menghasilkan langkah penanganan yang terarah dan terkoordinasi.

Sehingga dampak kabut asap terhadap kesehatan, dan aktivitas masyarakat di Kota Luwuk dan wilayah sekitarnya dapat diminimalkan.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News