Semarak HUT ke-81 RI, Warga Kompleks Jalan Pulau Halmahera Simpong Banggai Gelar Lomba Sederhana

BANGGAINEWS.COM- Sorak-sorai anak-anak pecah di sepanjang jalan pada Senin (17/08/2026) sore itu. Ruas jalan yang biasanya dilintasi kendaraan, berubah menjadi arena bermain.
Tak ada kecelakaan lalu lintas, tak pula ada peristiwa yang mengundang kerumunan. Warga memang sengaja memenuhi jalan untuk merayakan kemerdekaan.
Anak-anak berlarian dari satu sisi ke sisi lainnya. Bola bergulir di atas aspal, sementara suara emak-emak sesekali melengking memberi semangat. Di atas kepala, rangkaian umbul-umbul merah putih berkibar diterpa angin, menghiasi jalan yang telah disulap menjadi arena perlombaan.
Aspal menjadi lapangan. Sandal dan kaki telanjang menjadi saksi bagaimana anak-anak menikmati permainan. Tak ada panggung megah, tak ada perlengkapan serba lengkap. Yang terlihat justru kegembiraan yang tumbuh dari hal-hal sederhana.
Suasana itu terasa di Kompleks Jalan Pulau Halmahera, Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dalam rangka menyemarakkan HUT ke 81 Republik Indonesia (RI).
Sejumlah permainan tradisional digelar untuk anak-anak. Lomba makan kerupuk mengundang tawa ketika peserta berusaha menghabiskan kerupuk yang tergantung tanpa bantuan tangan.
Permainan memasukkan paku ke dalam botol pun tak kalah riuh. Sementara di ruas jalan lainnya, anak-anak bertanding sepak bola, berebut bola sambil sesekali terjatuh dan kembali berdiri.
Tidak banyak yang dipertaruhkan. Hadiahnya pun bukan perkara utama.
Yang dicari warga adalah tawa anak-anak, kebersamaan dan pengalaman sederhana tentang bagaimana sebuah kampung merayakan hari kemerdekaan.
Dari jalan yang berubah menjadi lapangan itu, semangat kemerdekaan tumbuh tanpa kemewahan. Anak-anak belajar bahwa merayakan 17 Agustus tidak selalu membutuhkan tempat istimewa. Cukup ruang yang tersedia, kawan bermain, dan kemauan untuk bergembira bersama.
Meriah, meski sederhana. Sebab bagi warga Kompleks Jalan Pulau Halmahera, kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang lewat upacara dan seremoni, tetapi juga dirayakan melalui kebersamaan yang hidup di tengah masyarakat.
(*)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik: Banggai News
