Sinergitas Penanggulangan Kamtibmas Perlu Ditingkatkan

BALUT-BN. Kini, korban kejahatan jambret di ruas jalan Banggai kecamatan Banggai menuju desa Adean kecamatan Banggai Tengah kian bertambah. Tujuh orang korban dijambret diruas jalur Banggai-Adean dan terhitung baru berselang lebih seminggu, sejak 2 desember sampai dengan 11 desember 2019 ini, kejadian berturut terjadi. Para korban dijambret diruas jalur yang sama.

Hingga berita ini diterbitkan, belum satupun pelaku ditemukan, padahal sesaat setelah kejadian, diantara para korban telah melapor ke pihak terkait. Menyikapi itu, ketua LSM Batik Abadi turut prihatin atas kejadian yang tentunya sangat mengganggu kenyamanan lalu lintas, selain trauma yang menimpa para korban  juga terutama bagi kalangan warga lainnya yang beraktifitas rutin pada malam hari.

Dalam penelusurannya, ketua LSM Batik, Ansar Montilamo menerangkan, sebelumnya sudah banyak kejadian yang sama ketika malam hari dijalur itu juga. Kata dia, peristiwa tersebut telah terjadi sejak 2 desember 2019 kemarin.

“Kemudian tanggal 6 desember, tanggal 8 dan tanggal 11 desember belum lama ini. Diantara korban sudah ada beberapa yang melapor ke pihak kepolisian setempat,” ungkapnya, jumat (13/12).

Sehingga kata Ansar, perihal itu semestinya dapat ditangani secepatnya, agar tidak jatuh korban lagi. Menurutnya, peristiwa tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat.

Terpisah, pemerhati sosial dan lingkungan Banggai Laut (Balut), Abdul Hafid menanggapi permasalahan tersebut. Ia berharap agar adanya sinergitas penanggulangan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang masif, baik pemerintah daerah, pihak kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, Pemdes, maupun masyarakat. Langkah sinergitas tersebut tutur sumber, sekiranya perlu ditingkatkan, terlebih momentum natal dan tahun baru.

“Tidak hanya mengungkap pelaku jambret yang telah banyak memakan korban, tetapi juga mengantisipasi tindakan negatif lainnya,” terang pemuda ini.

Terkait penjambretan, sebelumnya pada rabu malam (11/12) aparat Kepolisian sektor Banggai telah melakukan pemeriksaan terhadap belasan pemuda yang diduga terlibat penjambretan. Namun, belasan orang tersebut akhirnya dilepas kembali, karena tidak terbukti melakukan kejahatan dimaksud. *GAL

Tinggalkan Komentar