Anggaran 2021 Defisit, Ini Langkah yang Disiapkan BPKAD Banggai!

BANGGAI NEWS

BANGGAINEWS.COM- Pertanyaan terkait kebijakan anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai, termasuk soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang pada tahun 2021 ini hanya cukup membayarkan untuk 9 bulan (Januari-September). Bahkan informasi terakhir hanya cukup untuk membayarkan selama 6 bulan atau hingga Juni ini.

Menurut Kepala BPKAD Banggai Marsidin Ribangka, bahwa kondisi itu karena adanya refocusing anggaran untuk lanjutan penanganan pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) pada tahun anggaran 2021 ini. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menjawab pertanyaan pada monitoring yang dilakukan Bupati H Amirudin dan Wabup Banggai, Selasa (22/6/2021).

Hanya saja sambungnya, untuk mengatasi anggaran tahun 2021 ini yang defisit seperti yang sudah pernah terjadi pada tahun-tahun anggaran sebelumnya, pihaknya telah menyiapkan langkah konkret. Sehingga, dirinya masih tetap optimis dapat menutupi termasuk pembayaran TPP penuh 12 bulan.

Adapun langkah atau upaya dimaksud, Marsidin menjelaskan, yaitu memanfaatkan pendapatan asli daerah (PAD), pemanfaatan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SILPA), dana bagi hasil (DBH) transfer pusat dan provinsi, serta rasionalisasi anggaran.

“Mengatasi anggaran yang defisit sebenarnya sudah ada langkah yang kami siapkan. Mulai dari pemanfaatan PAD, pemanfaatan SILPA, DBH yang akan ditransfer, kemudian rasionalisasi anggaran,” terangnya kepada banggainews.com, Kamis (24/6/2021).

Sementara saat disinggung bagaimana dengan pembayaran hutang tahun-tahun anggaran sebelumnya? Kata Marsidin, semua sudah tertutupi. “Bahkan tahun anggaran 2020 kemarin masih ada SILPA atau sisa dana dari penerimaan pembiayaan yang belum dimanfaatkan. Dana itulah yang akan dimanfaatkan,” tutupnya.

(SOF)

Tinggalkan Komentar