Jelang Idul Fitri, Polda dan Kanwil Kemenkumham Sulteng Laksanakan Rakor

BANGGAINEWS.COM- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah atau 2020 Masehi, Polda Sulteng dengan Kanwil Kemenkumham Sulteng melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Kanwil Kemenkumham Jalan Dewi Sartika, Palu, Selasa (19/5/2020) dengan melibatkan jajaran masing-masing yang dilakukan secara virtual.

Hadir dalam Rakor tersebut Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs, Syafril Nursal, SH, MH didampingi Karo ops dan beberapa Direktur Polda Sulteng. Sementara dari Kemenkumham adalah Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, Bc.I.P, S.IP, M.Si bersama pejabat utama serta mengikut serta para Kapolres, Kalapas, Karutan dan Karupbasan Palu.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Sulteng menyampaikan informasi perkembangan situasi umum masa pandemi Covid-19 utamanya menjelang hari raya Idul fitri 1441 Hijriah dan keinginan masyarakat untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid atau tanah lapang,

“Sementara perkembangan penyebaran Covid-19 di Sulawesi Tengah grafiknya terus menunjukan peningkatan, landai saja tidak,” jelas Syafril.

Oleh karena itu, Kapolda mengharapkan agar masyarakat tetap mengikuti imbauan pemerintah agar penyebaran virus corona ini dapat kita cegah secepatnya.

“Masalah larangan mudik atau pulang kampung juga tidak sedikit dengan terpaksa kendaraan diputar balikkan petugas yang berjaga di Pos Batas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2020 ini,” terangnya.

“Permasalahan Narkoba di Sulteng cukup besar dan tidak menutup kemungkinan peredarannya dikendalikan oleh warga binaan yang ada di Lapas atau Rutan termasuk juga mereka yang ada di dalam tahanan Kepolisian, apabila akan melakukan tindakan yang melibatkan warga binaan di Lapas agar dilakukan koordinasi sebaik-baiknya sehingga citra penegakkan hukum tetap terjaga,” pinta Syafril.

Silahkan dibahas secara teknis tentang pengamanan napi dengan para Direktur Polda yang hadir, Langkah apa yang harus dilakukan mengantisipasi terjadi keributan di dalam Lapas atau Rutan, terlebih pada Idul Fitri nanti, karena saya dengar untuk cegah Covid-19 saat ini diterapkan besuk tahanan atau napi secara virtual, karena tidak semua masyarakat memiliki alat untuk komunikasi virtual, jangan sampai hal ini menjadi pemicu keributan.

“Demikian juga dengan napi asimilasi, ada beberapa yang diketahui kembali melakukan tindak pidana, ini menjadi tugas para Bhabinkamtibmas untuk melakukan pembinaan agar mereka tidak melakukan perbuatan pidana kembali,” tutup mantan Kepala Sespimma Sespim Lemdiklat Polri ini.*HPS

Tinggalkan Komentar