Tanggapi Isi Pidato Politik Haji Amir, Berikut Menurut Haji Udin!

BANGGAI NEWS

BANGGAINEWS.COM- Isi pidato politik Bupati Banggai H Amirudin dalam berberapa kesempatan terakhir ini, mendorong Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banggai, Syafrudin Husain buka suara.

Sebagai salah satu politisi pengusung Bupati Banggai yang biasa disapa H Amir, ia menyatakan, bahwa dirinya sudah mengingatkan kepada koalisi partai pengusung untuk mari bersama-sama menjaganya kalau memang sayang kepadanya. Dukungan kita tidak hanya sampai pada setelah kita berhasil mengantarkan Bupati H Amir dan H Furqan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Banggai.

“Mari jaga dia. Karena ini berbahaya, jangan sampai H Amir benar jadi salah oleh pembisik,” kata Syafrudin atau yang akrab disapa H Udin saat berbincang di Kantin Aspirasi DPRD Banggai, Senin (21/6/2021).

Misalnya isi pidato politik Bupati H Amirudin terkait masalah Pokok Pikiran (Pokir), jangan hanya dinikmati segelintir orang. Tukin ASN yang akan dinaikkan, dan juga kontraktor lokal yang harus memiliki kantor. Menurutnya, bahwa Pokir anggota legislatif (Aleg) memang sudah tidak bisa diganggu gugat. Sebab, dalam ketentuan perundang-undangan sudah jelas.

“”Pokir dalam ketentuan Undang-Undang (UU) jelas. Karena itu bagian dari hasil menyerap aspirasi saat dilaksanakannya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat bawah,” ungkap aleg teloran Dapil IV tersebut.

Terkait Tunjangan Kinerja (Tukin) karena hal itu untuk kepentingan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Kabupaten Banggai, maka sambungnya, minimal dipertahankan. Jangan dihilangkan dan tidak perlu dinaikkan. Sebab, harus dianalisis dulu secara matang soal ketersediaan dan kemampuan keuangan daerah tahun anggaran berjalan.

Sementara itu terkait kontraktor yang harus memiliki kantor dan alat, masih kata aleg yang sudah mengenal cukup dekat sosok orang nomor baru di Kabupaten Banggai itu, bahwa sudah tidak relevan dengan pernyataan-pernyataannya terlebih dahulu jika Bupati H Amir kedepan akan lebih memberdayakan kontraktor lokal.

“Karena memang harus dipertimbangkan rata-rata kontraktor lokal tidak memiliki modal dan kondisinya serba keterbatasan. Tentu tidak bisa kalau dituntut harus memiliki kantor dan punya alat,” terangnya.

Oleh sebab itu, H Udin berharap, agar mari sama-sama kita jaga dan awasi Bupati Banggai H Amir dalam mengimplementasi program sesuai visi misinya. “Ini momentum baik. Bupati baru seharusnya kita jaga dan kawal program positifnya untuk terwujudnya Banggai maju, mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal. Jika tidak maka sama halnya kita hanya mengganti terus orangnya, tapi tidak memperbaiki sistemnya,” tandasnya kepada beberapa wartawan dan pemerhati pemerintah.

Dan sebagai closing statement, iapun menambahkan, agar sebaiknya fungsi kontrol terus dijalankan dan dengan kritik-kritik yang sifatnya membangun terhadap kepemimpinan Bupati Hi Amir dan Wabup H Furqan. “Jangan hanya dipatende yang justru akan membuat dia lengah dan terus terbuai dengan euforia kemenangan Pilkada yang sudah selesai. Sebab, benar bisa jadi salah,” tutup H Udin.

(SOF)

Tinggalkan Komentar