Korban yang Ditemukan Meninggal Dunia di Kantin RSUD Luwuk Positif Covid-19 Punya Riwayat Komorbid

BANGGAI NEWS

BANGGAINEWS.COM- Seorang warga yang tergeletak di kantin kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk berinisial HP, usia 31 tahun, jenis kelamin laki-laki yang saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia (MD) sekitar pukul 09.30 WITA, Rabu (21/7/2021) kemarin.

Meski berdasarkan hasil Swab PCR/TCM dari sampel yang diambil pada korban positif Covid-19. Namun, dari informasi beberapa sumber yang diperoleh banggainews.com menyatakan, jika korban memang memiliki riwayat penyakit penyerta (Komorbid).

Korban HP yang tepatnya beralamat di Desa Lumpoknyo, Dusun 3 Bandes, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, sehari sebelum ditemukan memang diketahui tengah berada di Kantin Warung Bungin miliknya di kompleks RSUD Luwuk. Dirinya tinggal seorang diri dalam kondisi sedang sakit tidak bisa berdiri.

Adapun riwayat penyakit penyertanya yang sudah lama yaitu berupa asam urat, panas, dan batuk.

Korban diperkirakan meninggal sejak subuh dini hari. Dan sebelum ditemukan korban HP sudah sakit sekitar 5 hari, karena sudah tidak melakukan aktivitas berjualan di kantin.

Pihak keluarga masih menunggu tim Covid-19 RSUD Luwuk untuk mengambil jenazah dan akan langsung diproses untuk dimakamkan secara protap Covid-19.

Direktur RSUD Luwuk dr Yusran Kasim yang berusaha dikonfirmasi kembali terkait apakah sudah diketahui persis penyebab kematian korban warga Desa Lumpoknyo di kantin RSUD Luwuk atau seperti apa!? Sekaligus seperti apa pula harapannya, baik lewat pesan maupun sambungan telepon WhatApp, Kamis siang ini.

“Iya.meninggal secara covid…harapan nya supaya tetap melaksanakan prokes..mamakai masker, cuci tangan pakai sabun..menjaga jarak dilarang berkerumun.kalau ada gejala batuk, demam dan sesak napas segera ke fasliltas ksehatan ke puskesmas atau rs…,” katanya singkat.

Untuk diketahui, penyakit penyerta yang bisa memperparah kondisi pasien apabila terserang Covid-19. Antara lain penyakit diabetes mellitus, autoimun seperti lupus, ginjal, jantung koroner, hipertensi, tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan penyakit kronis lain.

Oleh sebab itu, harus selalu waspada dan jangan diremehkan.

(SOF)

Tinggalkan Komentar