25 Orang Masuk Kabupaten Banggai Mengaku Pernah Kontak dengan ODP/PDP/Positif

25 Orang Masuk Kabupaten Banggai Mengaku Pernah Kontak dengan ODP/PDP/Positif

BANGGAINEWS.COM. Jika berdasarkan Infografis Data Pendataan Warga Kabupaten Banggai yang datang dari daerah Zona Merah Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, update data 4 April 2020 pukul 18.00 Wita. Jumlahnya, 1013 orang. Dimana alamat pendatang tertinggi di Kecamatan Toili Barat sejumlah 191 orang, Kecamatan Luwuk 171, Kecamatan Batui Selatan 143, Kecamatan Mantoh 133 orang, dan kecamatan lainnya. Terendahnya di Kecamatan Balantak Utara hanya 1 orang.

Sementara itu, dari data jumlah yang datang dilakukan pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh dari tanggal 29 Maret sampai dengan 05 April 2020 kemarin, menurut Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Covid-19, Nurmasita Datu Adam, perbatasan Nuhon sebanyak 821 orang. Dan perbatasan Toili Barat sebanyak 751 orang. Sehingga, total sebanyak 1.572 orang.

Kemudian ada yang mempertanyakan kenapa data keduanya berbeda, menurut Jubir, karena data orang masuk lewat jalan darat jumlah keseluruhan dan tidak semua dari zona merah. “Data yang pak kadis sampaikan adalah data dari zona merah yang di lakukan pemantauan oleh surveilans puskesmas selama 14,” katanya.

Terpisah, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Palu Wilayah Kerja Luwuk, Muhamad Ikhsan, bahwa orang yang masuk dari luar melalui pintu masuk pelabuhan yaitu per tanggal 29-30 April 2020 sejumlah 975 orang. Kemudian per tanggal 1-6 April 2020 yaitu 1.220 orang. Sementara yang melalui pintu masuk Bandara, per tanggal 29-30 April 2020 sejumlah 997 orang. Dan per tanggal 1-6 April 2020 kemarin, hal itu yang belum ada di mereka dan masih di Syahbandar. Sehingga, ia menyarankan, untuk lebih lengkapnya silahkan ditanyakan lagi ke instansi tersebut.

Selain itu, sambungnya, bahwa setiap orang yang datang atau masuk ke Kabupaten Banggai. Saat ini sudah diharuskan untuk mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan. “Pada kartu inilah, dapat diketahui riwayat asalnya dan alamat kecamatan tujuan orangnya. Sehingga, membantu untuk dilakukan pemantauan oleh petugas Puskesmas di kecamatan masing-masing. Dan untuk diketahui bahwa daerah terjangkit dan masuk zona merah, saat ini sudah 32 Provinsi dari 34 Provinsi se Indonesia. Dan yang belum tinggal dua Provinsi yakni Gorontalo dan NTT,” ungkapnya.

Adapun yang terindikasi terpapar Covid-19 berdasarkan hasil penyaringan awal seperti menggunakan alat pengukur suhu tubuh, masih kata dia, sampai saat ini belum ada ditemukan. “Di Pagimana sempat ada salah seorang yang kami ukur suhu tubuhnya di atas 37 derajat. Hanya saja, setelah kami istirahatkan sekira lima menit, dan diukur kembali suhu tubuhnya menurun. Sehingga, kami anggap masih normal. Namun, intinya kita sudah lebih hati-hati lagi,” ucap Ikhsan.

Sekadar diketahui, dari Infografis Data Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, update data 4 April 2020 pukul 18.00 Wita. Berdasarkan pengakuan warga Kabupaten Banggai yang datang dari daerah Zona Merah Covid-1, total sejumlah 1013 orang. Apakah pernah melakukan kontak dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ataupun Positif Covid-19. Meskipun sejumlah 902 orang mengaku tidak. Akan tetapi, 86 orang mengaku mungkin. Bahkan sejumlah 25 yang mengaku ya. Oleh sebab itu, kita semua harus tetap waspada. Namun, tak perlu panik berlebihan.*SOF

Tinggalkan Komentar