Ditetapkan Tersangka, Kades Siuna Diberhentikan Sementara

BANGGAI DAERAH NEWS

BANGGAINEWS.COM- Sudah jatuh ditimpa tangga. Pepatah itu yang sepertinya apa yang kini dialami oknum Kepala Desa (Kades) Siuna, Supardi Ente yang telah berstatus sebagai Tersangka, dalam kasus dugaan penggelapan dana bantuan untuk desa dari perusahaan tambang nikel PT Penta Dharma Karsa (PDK).

Pasalnya, selain telah ditahan dan menghuni sel tahanan kepolisian resor (Polres) Banggai di kawasan Bukit Halimun sejak beberapa pekan lalu.

Informasi dari Sekretaris Desa (Sekdes) Siuna, Abd Razak Rais kepada awak media ini H-2 Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi, Selasa (11/5/2021). Dirinya yang dari Siuna ke Luwuk hendak menyelesaikan pengurusan pencairan keuangan desa. Dimana tinggal menyisahkan tandatangan Kades. Sesampainya di Luwuk baru dirinya mengetahui jika ternyata sudah ada SK Pemberhentian Sementara Kades. Sehingga, tak bisa lagi meminta tandatangan.

Salah satu Kepala Seksi (Kasi) pada Bidang Pemerintah Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai, Adrianto yang dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait hal itu, Jumat (21/5/2021), tak membantahnya.

Kata dia, bahwa benar oknum Kades Siuna sudah dikenakan sanksi pemberhentian sementara. Adapun fungsi dan kewenangan Kades sesuai ketentuan peraturan, didelegasikan sementara kepada aparatur desa. Yaitu Sekdes atau Kepala Urusan (Kaur). Dan telah diputuskan Sekdes setempat.

“Untuk lebih jelasnya ditanyakan saja langsung ke Ibu Kabid dan Kasi Trasno,” ujar Adri sapaan akrabnya.

Hanya saja disayangkan Kasi Trasno yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di Nomor 08229117xxxx, Minggu malam (23/5/2021), karena saat hendak dikonfirmasi secara langsung kemungkinan mendapat giliran WFH. Hingga berita ini ditayangkan belum memberikan keterangan jelasnya.

Demikian halnya Kepala DPMD, Amin Jumail yang juga telah berusaha dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di Nomor 08525525xxxx.

(RED)

Tinggalkan Komentar